{"id":8719,"date":"2026-05-10T02:05:57","date_gmt":"2026-05-10T02:05:57","guid":{"rendered":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah\/"},"modified":"2026-05-10T02:05:57","modified_gmt":"2026-05-10T02:05:57","slug":"solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah\/","title":{"rendered":"Solusi Pencatatan Preventive Maintenance yang Minim Salah"},"content":{"rendered":"<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah-featured.jpg\" alt=\"pencatatan preventive maintenance\" \/><\/figure>\n<p>Jadwal preventive maintenance sering sudah rapi di atas kertas, tetapi eksekusinya di lapangan masih rawan salah catat, terlewat, atau terlambat ditindaklanjuti. Masalah ini umum terjadi di pabrik, gedung komersial, rumah sakit, hingga armada operasional yang mengandalkan banyak aset dan banyak teknisi dalam satu waktu.<\/p>\n<p>Saat pencatatan masih manual, tim maintenance biasanya menghadapi form yang sulit dibaca, checklist tidak seragam, dan histori pekerjaan yang tersebar di berbagai file. Akibatnya, keputusan perawatan jadi lambat, audit lebih melelahkan, dan risiko breakdown meningkat. Karena itu, <strong>pencatatan preventive maintenance<\/strong> yang minim salah perlu dibangun dengan sistem yang lebih terstruktur, mudah digunakan, dan bisa divalidasi.<\/p>\n<hr>\n<h2>Mengapa pencatatan preventive maintenance sering menimbulkan kesalahan<\/h2>\n<figure class=\"section-image wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah-section-1-mengapa-pencatatan-preventive-maintenance-sering-menimbulkan-kesalahan.jpg\" alt=\"Mechanic wearing gloves using a torque wrench to repair a car engine in an indoor garage.\"><\/figure>\n<p class=\"baca-juga\"><strong>Baca Juga :<\/strong> <a href=\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/manfaat-logsheet-digital-bagi-industri-food-processing\/\">Manfaat LogSheet Digital bagi Industri Food Processing<\/a><\/p>\n<p>Kesalahan paling sering muncul bukan karena teknisi tidak paham pekerjaan, melainkan karena proses administrasinya tidak mendukung. Form manual membuat data mudah terlewat, jam pengerjaan ditulis belakangan, dan bukti aktivitas tidak selalu lengkap. Dalam situasi sibuk, hal kecil seperti nomor aset atau status komponen bisa tertukar.<\/p>\n<p>Masalah lain datang dari standar pencatatan yang berbeda antar shift atau antar site. Ada teknisi yang menulis detail, ada yang hanya memberi tanda centang. Saat supervisor ingin membandingkan kondisi aset dari minggu ke minggu, datanya tidak konsisten dan sulit dianalisis.<\/p>\n<p>Contoh nyata bisa dilihat pada fasilitas gedung dengan puluhan AHU, pompa, dan panel listrik. Jika setiap unit diperiksa menggunakan format berbeda, tim akan kesulitan menentukan mana yang sudah servis, mana yang butuh follow-up, dan mana yang belum dicek. Kesalahan kecil seperti ini bisa berujung pada pekerjaan berulang atau perawatan yang sebenarnya belum selesai.<\/p>\n<hr>\n<h2>Ciri solusi pencatatan yang benar-benar minim salah<\/h2>\n<figure class=\"section-image wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah-section-2-ciri-solusi-pencatatan-yang-benar-benar-minim-salah.jpg\" alt=\"Pest control specialist using a smoke machine to fumigate outside a house.\"><\/figure>\n<p class=\"baca-juga\"><strong>Baca Juga :<\/strong> <a href=\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/cara-digitalisasi-patroli-keamanan-agar-bukti-aktivitas-valid\/\">Cara Digitalisasi Patroli Keamanan agar Bukti Aktivitas Valid<\/a><\/p>\n<p>Solusi yang efektif harus membuat teknisi lebih mudah mencatat dengan benar sejak awal. Artinya, form perlu dibuat sederhana, spesifik per jenis aset, dan hanya menampilkan item pemeriksaan yang relevan. Dengan begitu, peluang salah input berkurang tanpa menambah beban kerja di lapangan.<\/p>\n<p>Sistem juga perlu memiliki validasi dasar, seperti field wajib isi, pilihan status yang seragam, timestamp otomatis, dan identitas petugas yang tercatat. Fitur ini penting untuk mencegah laporan kosong, tulisan ambigu, atau input yang dibuat setelah pekerjaan selesai tanpa bukti waktu yang jelas.<\/p>\n<p>Selain itu, bukti pendukung sebaiknya bisa dilampirkan langsung, misalnya foto sebelum-sesudah, catatan kondisi abnormal, atau rekomendasi tindakan berikutnya. Untuk aset kritikal, tambahan geotag atau scan QR per unit juga sangat membantu agar teknisi benar-benar mencatat pada objek yang tepat, bukan sekadar menyelesaikan checklist administratif.<\/p>\n<hr>\n<h2>Peran digitalisasi dalam menekan human error di lapangan<\/h2>\n<figure class=\"section-image wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah-section-3-peran-digitalisasi-dalam-menekan-human-error-di-lapangan.jpg\" alt=\"Pest control specialist using a smoke machine to fumigate outside a house.\"><\/figure>\n<p class=\"baca-juga\"><strong>Baca Juga :<\/strong> <a href=\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/teknologi-logsheet-digital-untuk-validasi-check-in-petugas\/\">Teknologi LogSheet Digital untuk Validasi Check-in Petugas<\/a><\/p>\n<p>Digitalisasi membuat alur preventive maintenance lebih konsisten dari penjadwalan sampai pelaporan. Teknisi tidak perlu lagi mencari form kertas, menulis ulang nama aset, atau mengirim laporan lewat banyak kanal berbeda. Semua aktivitas bisa dilakukan dari satu aplikasi dengan template yang sudah ditetapkan.<\/p>\n<p>Human error biasanya turun drastis ketika sistem dapat memandu langkah kerja. Misalnya, checklist chiller menampilkan urutan inspeksi tekanan, temperatur, kebocoran, dan kondisi panel. Jika ada item yang belum diisi, laporan tidak bisa ditutup. Mekanisme sederhana seperti ini jauh lebih efektif dibanding mengandalkan pengecekan manual di akhir hari.<\/p>\n<p>Studi kasus yang sering terjadi di operasional gedung adalah teknisi lupa mencatat penggantian belt fan meski pekerjaan sudah dilakukan. Dalam sistem digital, teknisi bisa diwajibkan memilih tindakan yang diambil dan mengunggah foto hasil pekerjaan sebelum submit. Supervisor pun langsung melihat histori maintenance per aset tanpa harus membuka arsip satu per satu.<\/p>\n<p>Digitalisasi juga membantu saat ada audit internal maupun eksternal. Riwayat inspeksi, siapa yang mengerjakan, kapan dilakukan, dan apa hasilnya tersimpan rapi. Ini membuat tim tidak sibuk mengumpulkan bukti dari chat, kertas, atau spreadsheet terpisah saat dibutuhkan mendadak.<\/p>\n<hr>\n<h2>Langkah implementasi agar tim maintenance cepat beradaptasi<\/h2>\n<figure class=\"section-image wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah-section-4-langkah-implementasi-agar-tim-maintenance-cepat-beradaptasi.jpg\" alt=\"Mechanic wearing gloves using a torque wrench to repair a car engine in an indoor garage.\"><\/figure>\n<p class=\"baca-juga\"><strong>Baca Juga :<\/strong> <a href=\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/strategi-menekan-waktu-rekonsiliasi-laporan-dengan-otomasi\/\">Strategi Menekan Waktu Rekonsiliasi Laporan dengan Otomasi<\/a><\/p>\n<p>Implementasi sebaiknya dimulai dari aset yang paling kritikal atau paling sering bermasalah. Pendekatan ini lebih realistis daripada langsung memasukkan semua unit sekaligus. Tim bisa menguji format checklist, alur approval, dan kebutuhan bukti lapangan sebelum diperluas ke area lain.<\/p>\n<p>Libatkan supervisor dan teknisi saat menyusun template pencatatan. Mereka paling tahu item inspeksi mana yang wajib, mana yang opsional, dan bagaimana urutan kerja yang paling masuk akal. Jika form dibuat terlalu panjang atau tidak sesuai kebiasaan lapangan, pengguna cenderung mengisi asal agar cepat selesai.<\/p>\n<p>Pelatihan juga perlu fokus pada skenario nyata, bukan hanya demo fitur. Misalnya cara mencatat temuan bearing panas, menandai unit butuh follow-up, atau membuat laporan jika spare part belum tersedia. Dengan simulasi seperti ini, tim lebih cepat paham manfaat sistem dan tidak melihatnya sebagai tambahan pekerjaan.<\/p>\n<p>Setelah berjalan, pantau beberapa indikator sederhana: tingkat penyelesaian checklist, jumlah temuan yang ditindaklanjuti, keterlambatan preventive maintenance, dan kelengkapan bukti laporan. Dari sini, perusahaan bisa melihat apakah sistem benar-benar menurunkan kesalahan atau masih perlu penyesuaian pada proses dan template.<\/p>\n<hr>\n<h2>Dampak bisnis dari pencatatan preventive maintenance yang lebih akurat<\/h2>\n<figure class=\"section-image wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah-section-5-dampak-bisnis-dari-pencatatan-preventive-maintenance-yang-lebih-akurat.jpg\" alt=\"Mechanic wearing gloves using a torque wrench to repair a car engine in an indoor garage.\"><\/figure>\n<p class=\"baca-juga\"><strong>Baca Juga :<\/strong> <a href=\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/panduan-membuat-kpi-operasional-dari-data-logsheet-digital\/\">Panduan Membuat KPI Operasional dari Data LogSheet Digital<\/a><\/p>\n<p>Pencatatan yang rapi bukan hanya urusan administrasi maintenance. Data yang akurat membantu perusahaan mengambil keputusan perawatan berdasarkan kondisi nyata aset, bukan asumsi. Hasilnya bisa berupa pengurangan downtime, jadwal kerja yang lebih terkendali, dan penggunaan spare part yang lebih efisien.<\/p>\n<p>Supervisor juga lebih mudah memprioritaskan tindak lanjut. Aset dengan temuan berulang bisa segera dijadwalkan inspeksi lanjutan atau replacement sebelum rusak total. Ini jauh lebih hemat dibanding menunggu breakdown lalu menghadapi biaya perbaikan, gangguan operasional, dan potensi komplain pengguna fasilitas.<\/p>\n<p>Dari sisi manajemen, laporan yang seragam memudahkan evaluasi vendor maupun kinerja tim internal. Perusahaan dapat melihat unit mana yang paling sering bermasalah, lokasi dengan kepatuhan maintenance terendah, atau jenis pekerjaan yang paling banyak memakan waktu. Informasi ini sangat berguna untuk perencanaan anggaran dan peningkatan proses jangka panjang.<\/p>\n<hr>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p><strong>pencatatan preventive maintenance<\/strong> yang minim salah membantu tim menjaga aset tetap andal, mempercepat tindak lanjut temuan, dan memudahkan audit maupun evaluasi operasional. Dengan checklist digital yang terstandar, validasi input, serta histori pekerjaan yang rapi, risiko human error bisa ditekan secara nyata. Jika proses maintenance di tempat Anda masih tersebar dan sulit dilacak, ini saat yang tepat untuk mulai menata pencatatan dengan sistem yang lebih praktis dan konsisten.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pelajari solusi pencatatan preventive maintenance yang minim salah dengan checklist digital, validasi data, dan alur kerja yang lebih rapi.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8718,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[65],"tags":[1473,533,1469,1475,1467,1471],"class_list":["post-8719","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-edukasi","tag-checklist-maintenance","tag-logsheet-digital","tag-maintenance-digital","tag-operasional-aset","tag-pencatatan-preventive-maintenance","tag-preventive-maintenance","entry"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Solusi Pencatatan Preventive Maintenance yang Minim Salah - Digital Logsheet<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Solusi Pencatatan Preventive Maintenance yang Minim Salah - Digital Logsheet\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pelajari solusi pencatatan preventive maintenance yang minim salah dengan checklist digital, validasi data, dan alur kerja yang lebih rapi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Digital Logsheet\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-10T02:05:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah-featured.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah\/\",\"url\":\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah\/\",\"name\":\"Solusi Pencatatan Preventive Maintenance yang Minim Salah - Digital Logsheet\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah-featured.jpg\",\"datePublished\":\"2026-05-10T02:05:57+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-10T02:05:57+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/#\/schema\/person\/33076782fffe207cbb243a8ea99d05ad\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah-featured.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah-featured.jpg\",\"width\":1600,\"height\":900,\"caption\":\"pencatatan preventive maintenance\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Solusi Pencatatan Preventive Maintenance yang Minim Salah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/\",\"name\":\"Digital Logsheet\",\"description\":\"Start digitalized your logsheet with Digital.Logsheet\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/#\/schema\/person\/33076782fffe207cbb243a8ea99d05ad\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c2eed79219443adeb4c9fd24873d64a3c0d3f0c9a7e69cf19b41fcb82eb3958b?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c2eed79219443adeb4c9fd24873d64a3c0d3f0c9a7e69cf19b41fcb82eb3958b?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/logsheet.digital\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Solusi Pencatatan Preventive Maintenance yang Minim Salah - Digital Logsheet","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Solusi Pencatatan Preventive Maintenance yang Minim Salah - Digital Logsheet","og_description":"Pelajari solusi pencatatan preventive maintenance yang minim salah dengan checklist digital, validasi data, dan alur kerja yang lebih rapi.","og_url":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah\/","og_site_name":"Digital Logsheet","article_published_time":"2026-05-10T02:05:57+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah-featured.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah\/","url":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah\/","name":"Solusi Pencatatan Preventive Maintenance yang Minim Salah - Digital Logsheet","isPartOf":{"@id":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah-featured.jpg","datePublished":"2026-05-10T02:05:57+00:00","dateModified":"2026-05-10T02:05:57+00:00","author":{"@id":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/#\/schema\/person\/33076782fffe207cbb243a8ea99d05ad"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/logsheet.digital\/blog\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah\/#primaryimage","url":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah-featured.jpg","contentUrl":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah-featured.jpg","width":1600,"height":900,"caption":"pencatatan preventive maintenance"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/solusi-pencatatan-preventive-maintenance-yang-minim-salah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Solusi Pencatatan Preventive Maintenance yang Minim Salah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/#website","url":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/","name":"Digital Logsheet","description":"Start digitalized your logsheet with Digital.Logsheet","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/#\/schema\/person\/33076782fffe207cbb243a8ea99d05ad","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c2eed79219443adeb4c9fd24873d64a3c0d3f0c9a7e69cf19b41fcb82eb3958b?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c2eed79219443adeb4c9fd24873d64a3c0d3f0c9a7e69cf19b41fcb82eb3958b?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["http:\/\/logsheet.digital\/blog"],"url":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8719","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8719"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8719\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8718"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8719"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8719"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/logsheet.digital\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8719"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}